Minggu, 19 Juni 2016

Manfaat Puasa Ramadhan

·         Meningkatkan fungsi otak

Ketika berpuasa, neurotropik yang diturunkan dari otak akan mengalami peningkatan. Dengan begitu, tubuh akan memproduksi sel otak lebih banyak dari biasanya sehingga kinerja otak juga akan semakin meningkat. Orang yang berpuasa juga mengalami penurunan hormon kortisol yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, hal ini akan menurunkan tingkat stres yang dialami.

·         Menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh

Berdasarkan penelitian, orang yang berpuasa akan mengalami penurunan kadar kolesterol jahat di dalam darah. Dengan menurunnya kadar kolesterol, maka dapat mengurangi risiko akan penyakit jantung maupun stroke. Terlebih bagi mereka yang menjalani program diet sehat, dengan berpuasa akan mudah menurunkan tingkat kolesterol.

·         Menetralkan racun

Manfaat puasa Ramadhan untuk kesehatan juga berperan untuk menetralkan racun dalam tubuh. Selama berpuasa, tubuh akan melakukan detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari sistem pencernaan. Saat tubuh menggunakan cadangan lemak untuk membentuk energi, cadangan lemak akan membakar setiap racun berbahaya yang ada di dalam tubuh.

·         Meningkatkan sistem kekebalan

Berpuasa juga dapat membuat tubuh lebih sehat dan kebal terhadap penyakit. Saat berpuasa, mengalami peningkatan limfosit, bahkan hingga 10 kali lipat. Hal ini tentu akan sangat baik bagi tubuh sehingga tubuh kebal dari serangan virus. Berpuasa akan menjadikan tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

·         Terhindar dari kebiasaan buruk

Puasa merupakan ibadah yang mulia, sebab dengan berpuasa kita juga akan menghindarkan kebiasaan buruk yang kerap dilakukan. Kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatan di antaranya adalah merokok atau mengonsumsi cemilan yang tak sehat. Selama menjalani puasa, kita akan terhindar dari kebiasaan buruk tersebut dan menjalani pola hidup yang lebih teratur.

·         Mengontrol berat badan

Puasa juga memiliki manfaat untuk mengontrol berat badan. Sebab, ketika menjalani puasa sebulan penuh pola makan akan lebih teratur dan terjaga. Tak perlu menjalani diet yang berlebihan, cukup makan dan minum seadanya ketika sahur dan berbuka Anda yang memiliki berat badan berlebih juga akan mengalami penurunan.

·         Menjadikan ginjal lebih sehat

Manfaat puasa Ramadhan untuk kesehatan tubuh juga bisa menyehatkan ginjal. Ginjal berperan sebagai penyaring zat berbahaya yang berasal dari makanan dan minuman yang kita konsumsi. Fungsi ginjal akan lebih maksimal jika kekuatan osmosis urin dalam tubuh mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Pada saat berpuasa, kekuatan osmosis dalam urin dapat tercapai sehingga fungsi ginjal akan lebih maksimal dan sehat.

·         Cegah diabetes

Puasa juga bisa mencegah penyakit diabetes yang merupakan penyakit berbahaya. Diabetes disebabkan akibat kadar gula yang tinggi di dalam tubuh. Saat berpuasa, maka kita bisa mengontrol asupan makanan manis yang masuk ke dalam tubuh.


Bahan dan Bumbu Resep Ketupat Sayur Enak

1.      Bahan utama ynag dibutuhkan adalah buah pepaya yang masih muda kurang lebih sebanyak 500 gram saja. Kupas kulitnya dan potong kecil kecil memanjang seperti bentuk tusuk gigi atau korek api.
2.      Sayuran Kacang panjang kurang lebih sebanyak 10 batang. Cuci bersih dan potong kedua ujungnya lalu potong potong kecil sesuai selera (kurang lebih 2-3 cm).
3.      Santan yang berasal dari perasan parutan buah kelapa kurang lebih sebanyak 1500 ml. Biasanya memerlukan kurang lebih 2 butir kelapa ukuran sedang. Kalau tidak ada bisa menggunakan santan instan, cuma hasilnya kurang maksimal.
4.      Lengkuas ukuran sedang besar kurang lebih sepanjang 3 cm. Cuci bersih dan memarkan supaya mudah meresap dengan bumbu lain.
5.      Kaldu ayam instan bubuk kurang lebih sebanyak 1 sendok makan saja. Gunakan kaldu instan kualitas baik supaya rasa kuah ketupat sayurnya lebih gurih dan legit.
6.      Ebi kering kurang lebih sebanyak 2 sendok makan saja.
7.      Batang serai ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 2 batang saja. Ambil bagian putihnya saja, cuci bersih lalu memarkan supaya mudah meresap dan tercampur dengan bahan lain.
8.      Daun salam kurang lebih sebanyak 2 pcs. Cuci bersih sebelum digunakan.
9.      Bawang putih ukuran sedang besar sebanyak 4 siung. Kupas kulitnya untuk kemudian dihaluskan.
10.  Buah Cabai merah besar ukuran sedang besar kurang lebih sebanyak 7 pcs. Cuci bersih sebelum dihaluskan. Bisa ditambah atau dikurangi sesuai selera.
11.  Bawang merah ukuran sedang besar sebanyak 8 pcs. Kupas kulitnya untuk kemudian dihaluskan.
12.  Terasi yang sudah digoreng kualitas bagus kurang lebih sebanyak 1 sendok kecil saja.
13.  Merica halus atau bubuk kurang lebih sebanyak setengah sendok kecil. Bisa ditambah atau dikurang sesuai selera.
14.  Garam dapur yang mempunyai kandungan yodium secukupnya atau kurang lebih sebanyak satu sendok kecil atau sendok teh.
15.  Minyak goreng secukupnya untuk menumis bumbu halusnya.


Cara Membuat Ketupat Sayur Mudah Sederhana

1.      Langkah pertama yang harus dilakukan adalah menumis bumbunya. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai goreng dan terasi nya.
2.      Siapkan penggorengan dengan api sedang kecil dan beri minyak goreng secukupnya.
3.      Masukkan bumbu bumbu di atas yang sudah dihaluskan dan aduk aduk sebentar sampai tercium bau harum dari bumbu tumisnya.
4.      Masukkan lengkuas dan batang serai yang sudah dimemarkan. Aduk aduk supaya tercampur rata.
5.      Masukkan ebi kering dan santan yang sudah dipersiapkan diatas. Aduk aduk lagi supaya semua bahan tercampur rata. Aduk aduk terus sampai santanya mendidih dan tidak pecah.
6.      Masukkan kaldu ayamnya. Aduk aduk lagi supaya semua bahan resep ketupat sayurnya tercampur rata.
7.      Masukkan kacang panjang dan garam dapurnya. Aduk aduk dan cicipi dulu dan tambahkan garam kalau diperlukan.
8.      Aduk kuah sayur sesekali sampai matang kemudian angkat dan sajikan ke mangkuk atau tempat sajian lain.


Lirik Lagu Little Mix - Secret Love Song (Ft. Jason Derulo)

When you hold me in the street
Saat kau menggandengku di jalan
And you kiss me on the dancefloor
Dan kau menciumku di lantai dansa
I wish that it could be like that
Aku berharap itu kan seperti itu
Why can't it be like that?
Mengapa kau tak seperti itu?
'Cause I'm yours
Karena aku milikmu

We keep behind closed doors
Kami tetap di balik pintu yang tertutup
Every time I see you, I die a little more
Saat aku melihatmu, ku merasa nyawaku hilang
Stolen moments that we steal as the curtain falls
Saat mencuri itu kita mencuri sebagai tabir yang jatuh
It'll never be enough
Itu tak akan pernah puas

It's obvious you're meant for me
Jelas kau berarti bagiku
Every piece of you, it just fits perfectly
Setiap bagian darimu, itu benar-benar sempurna
Every second, every thought, I'm in so deep
Setiap detik, setiap pikiran, aku begitu dalam
But I'll never show it on
my face
Tapi aku tak pernah tujukan di wajahku

But we know this
Tapi kita tahu ini
We got a love that is homeless!
Kita dapatkan cinta yang miskin!

Why can't you hold me in the street?
Mengapa kau tak bisa menggandengku terus di jalan?
Why can't I kiss you on the dance floor?
Mengapa aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?
I wish that it could be like that
Aku harap hal itu bisa seperti itu
Why can't we be like that? Cause I'm yours
Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu

When you're with him, do you call his name
Saat kau bersamanya, kau sebut namanya
Like you do when you're with me? Does it feel the same?
Seperti yang kau lakukan saat kau bersamaku? rasanya samakah?
Would you leave if I was ready to settle down?
Kau kan pergi jika aku sudah siap untuk menetap?
Or would you play it safe and stay?
Atau kau kan bermain aman dan menetap?

Girl you know this, we got a love that is homeless
Gadismu tahu ini, kami dapatkan cinta yang miskin

Why can't you hold me in the street?
Mengapa kau tak bisa menggandengku terus di jalan?
Why can't I kiss you on the dance floor?
Mengapa aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?
I wish that it could be like that
Aku harap hal itu bisa seperti itu
Why can't we be like that? Cause I'm yours
Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu

And nobody knows I'm in love with someone's baby
Dan tak ada yang tahu aku jatuh cinta dengan seseorang yang di sayang
I don't wanna hide us away
Aku tak ingin sembunyikan kepergian kita
Tell the world about the love we making
Memberitahu dunia tentang cinta yang kita buat
I'm living for that day, someday
Aku hidup untuk hari itu, suatu hari nanti

[3x:]
Why can't you hold me in the street?
Mengapa kau tak bisa menggandengku terus di jalan?
Why can't I kiss you on the dance floor?
Mengapa aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?
I wish that it could be like that
Aku harap hal itu bisa seperti itu
Why can't we be like that? Cause I'm yours
Mengapa kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu

Why can't we be like that?
Kenapa kau tak bisa seperti itu?
Wish we could be like that
Berharap kita bisa seperti itu




Oh Tuhan, aku bukanlah ahli surga

Juga tak mampu menahan siksa neraka

Kabulkan taubat ampuni dosa-dosaku

Hanyalah Engkau pengampun dosa hamba-Mu

Dosa-dosaku tak terhitung bagai debu

Ya Illahi terimalah amal taubatku






Sisa umurku berkurang setiap hari

Dosa-dosaku makin bertambah Yaa Illahi

Hamba yang berdosa datang bersimpuh

Menyembah-Mu


Mengaku menyeru dan memohon ampunan- Mu
Lirik Lagu Josh Groban You Rise Me Up
NB : (-) Lyrics
       (+) Translate

(-)  When I am down and, oh my soul, so weary
(+) Disaat Aku jatuh dan jiwaku begitu rapuh

(-)  When troubles come and my heart burdened be
(+) Disaat masalah datang dan membebani hatiku

(-)  Then, I am still and wait here in the silence,
(+) Lalu kuterdiam dan menunggu disini dalam kesunyian

(-)  Until you come and sit awhile with me.
(+) Hingga kau datang dan menemaniku

(-)  You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung

(-)  You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai

(-)  I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu

(-)  You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan

       [Instrumental break]


(-)  You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung

(-)  You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai

(-)  I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu

(-)  You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan

(-)  You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung

(-)  You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai

(-)  I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu

(-)  You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan

(-)  You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung

(-)  You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai

(-)  I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu

(-)  You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan


(-)  You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
Lirik Lagu Dewa 19 – Risalah Hati

Hiduku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan

Jiwaku berbisik lirih
Ku harus milikimu

Chorus:

Aku bisa membuatmu
Jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karna telah terbiasa

Simpan mawar yang kuberi
Mungkin wanginya mengilhami
Sudikah dirimu untuk kenali aku dulu
Sebelum kau ludahi aku
Sebelum kau robek hatiku

Chorus:

Aku bisa membuatmu
Jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karna telah terbiasa


Hidupku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Dan bagaikan panas tanpa hujan

Kisah Beberapa Hari Sebelum Wafatnya Nabi Muhammad SAW


Inilah kisah beberapa hari sebelum wafatnya Nabi Muhammad SAW, sang manusia agung. Kehadiran Nabi Muhammad SAW pada dunia adalah pembawa rahmat keseluruh alam. Ketika lahirnya, seluruh makhluk penghuni langit dan bumi merasa gembira, bahkan ikan-ikan dilaut merasa sangat senang. Semua berhala sembahan manusia terjatuh dan api yang tak pernah kunjung padam dipersia sebagai sembahan mereka Padam seketika, Dan tidak hidup lagi. Sebaliknya pula, ketika beliau pergi meninggalkan dunia ini, semua alam bersedih. Seakan tidak rela berpisah terhadap beliau.

Sesuai dengan apa yang dikisahkan oleh sahabat nabi yang bernama Anas bin Malik “Tiada hari yang paling indah dan cerah selain hari kedatangan Nabi Muhammad Saw. ke Madinah. Dan tiada hari yang lebih mendung dan muram daripada hari ketika Rasulullah Saw. wafat di Madinah”.

Berikut kisah beberapa hari sebelum wafatnya Nabi Muhammad SAW

Minggu, 4 Rabi’ul Awwal 11 H (Seminggu sebelum wafat)
Nabi Muhammad Saw. baru saja kembali dari ziarah maqam para shahabat (baqi’), ketika Malaikat Jibril menemui Beliau dan mengajukan dua pilihan. Apakah Rasulullah menginginkan dunia dan segala isinya, atau bertemu Allah Swt? Dan Rasulullah Saw memilih opsi kedua.

Setibanya di rumah, Aisyah ra. menyambut Rasulullah seraya berkata; “Wahai Rasul, kepalaku pusing”. Rasulullah-pun tersenyum, “Demi Allah wahai istriku, kepalaku juga pusing sekali”. Lalu Rasulullah bertanya kepada Aisyah sambil bersendagurau, “Apa yang menjadi beban pikiranmu, bila engkau meninggal duluan sebelum aku?”

Sambil bersenda mesra Aisyah menjawab, “Demi Allah, jika demikian wahai Muhammad, Engkau tinggal menjumpai istri-istrimu yang lain”. Rasulullah tersenyum mendengar jawaban Aisyah, dan Beliau tidur pada malam itu dalam keadaan sakit. Inilah permulaan sakit Rasulullah yang menyebabkan wafatnya beliau.

Rabu, 7 Rabi’ul Awwal 11 H (Lima hari sebelum wafat)
Seperti biasa Nabi Muhammad Saw. mengunjungi istri-istrinya secara adil. Dan setibanya di rumah Maimunah ra, sakit Beliau tiba-tiba bertambah parah. Lalu Rasulullah memanggil istri-istrinya untuk berkumpul, lalu meminta izin agar bisa dirawat di rumah Aisyah ra. Keadaan Rasulullah semakin parah, beliau terpaksa dipapah oleh  Fadhil bin ‘Abbas dan Ali bin Abi Thalib menuju ke rumah Aisyah, sedang kedua kaki Beliau sudah tidak bisa menapak tanah.

Kamis, 8 Rabi’ul Awwal 11 H (Empat hari sebelum wafat)
Rasulullah meminta dibawakan untuknya tujuh bejana berisi air dari tujuh sumur yang berbeda. Dalam posisi duduk, Rasulullah dimandikan dengan air tersebut. Karena merasa pusingnya agak berkurang, Rasulullah keluar dan berkhutbah di hadapan ummatnya. Dan pada hari itu juga, Rasulullah masih sempat shalat magrib berjamaah bersama para shahabat.
Itu merupakan khutbah terakhir Rasulullah, dan shalat terakhir beliau bersama para sahabat dan pengikutnya.  

Minggu, 11 Rabi’ul Awwal 11 H (Satu hari menjelang wafat)
Nabi Muhammad Saw. membebaskan semua hamba sahayanya, dan menghibahkan seluruh peralatan perangnya kepada kaum muslimin. Tidak ada yang tersisa dari harta Beliau kecuali disedekahkan semuanya.

Senin pagi, 12 Rabi’ul Awwal 11 H (Hari wafatnya Rasulullah)
Ketika kaum muslimin sedang menunaikan sholat shubuh berjama’ah, dan Abu Bakar r.a bertindak sebagai imam. Rasulullah membuka pintu rumahnya yang bersebelahan dengan jama’ah shalat. Rasulullah tersenyum menyaksikan para shahabatnya mendirikan shalat. Beliau teringat perjuangan menyebarkan Islam yang telah beliau tempuh bersama para shahabatnya itu selama 23 tahun.

Abu Bakar dan sebahagian jamaah sadar kalau Rasulullah sedang memperhatikan mereka di depan pintu rumahnya. Nyaris saja Abu Bakar melangkah mundur sebagai isyarat agar Rasulullah mengimami mereka, namun Rasulullah berkata, “Lanjutkan shalat kalian..” Rasulullah tersenyum dan menutup kembali pintu rumahnya.
Itu adalah kali terakhir para shahabat melihat Rasulullah sebelum beliau wafat. Dan juga kali terakhir Rasulullah melihat para shahabat, dan saat itu mereka dalam keadaan sedang shalat.

Senin, waktu dhuha, 12 Rabi’ul Awwal 11 H (Hari wafatnya Rasulullah)
Fathimah ra., putri Rasulullah Saw mendatangi beliau, dan duduk di sebelah kanan Rasulullah. “Selamat datang wahai putriku” Sapa Rasulullah. Lalu beliau membisikkan sesuatu kepada Fathimah, seketika Fatimah menangis. Rasulullah membisikkan untuk kedua kalinya, dan seketika itu pula Fatimah tertawa. 

 “Apa yang dikatakan Rasulullah Saw kepadamu?” Tanya Aisyah ra.
“Pertama, Rasulullah membisikkan kepadaku; ‘Bahwa Malaikat Jibril biasanya menemuinya sekali dalam setahun untuk membacakan ayat-ayat Al-Qur’an. Namun, tahun ini Jibril dua kali menemuinya. Ini mungkin pertanda ajalnya sudah dekat’. Makanya aku menangis”. Jawab Fatimah Ra.
Lalu Fatimah melanjutkan, “Yang kedua, Rasulullah menanyakan, ‘Apa kamu bersedia menjadi yang pertama dari keluargaku yang akan melanjutkan perjuanganku? Atau bersediakah engkau menjadi ‘Ibu bagi orang-orang yang beriman(ummahatulmukminin)?’ Dan aku tertawa haru mendengar pertanyaan itu”, tuntas Fatimah ra.
Ini adalah dialog terakhir antara Rasulullah dengan putri tercintanya Fatimah Ra.

Senin, detik-detik wafatnya Rasulullah, 12 Rabi’ul Awwal 11 H
Di detik-detik terakhir, datang Abdurrahman bin Abubakar (Abang dari Aisyah ra) dan ia membawa siwak (kayu yang biasa digunakan untuk membersihkan gigi). Aisyah melihat Rasulullah memperhatikan siwak tersebut, dan lewat isyarat istrinya tahu Beliau seperti ingin bersiwak saat itu. Lalu Rasulullah duduk bersandar pada Abdurrahman. Aisyah ra. langsung tanggap dan meminta siwak dari Abdurrahman agar Rasulullah bisa bersiwak, dan bersiwak adalah pekerjaan Rasulullah yang terakhir sebelum menemui ajal.

Setelah selesai bersiwak, Rasulullah memandang ke atas, dan bibir beliau berkomat-kamit pelan hingga Aisyah ra mendekatkan wajahnya dan mendengar Rasulullah berdo’a :

مع الذين أنعمت عليهم من النبيين والصديقين والشهداء والصالحين، أللهم اغفرلي وارحمني والحقني بالرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى..
Artinya:
“Sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri nikmat dari golongan para Nabi, orang-orang yang jujur, para syuhada dan para shalihin. Wahai Allah, ampunilah dosaku, sayangilah aku, dan pertemukan aku dengan-Mu (Kekasihku Yang Maha Tinggi). Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi.. Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi.. Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi.

Setelah membaca kalimat di atas, Nabi Muhammad Rasulullah membasuh wajahnya dengan air yang tersedia di sisi beliau, dan kembali melafadhkan:

إن للموت لسكرات.. أللهم الرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى..
Artinya:
“Sesungguhnya kematian itu akan menghadapi ‘sakaratulmaut’, Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi.. Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi.. Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi..”
Lalu Rasulullah-pun menghembuskan nafas terakhirnya.. setelah menyampaikan pesan terakhir Beliau kepada ummatnya;


الصلاة.. الصلاة.. الصلاة.. وما ملكت أيمانكم
(Dirikanlah shalat, shalat, shalat! Dan bebaskan budak-budakmu..!)


Hukum Membatalkan Puasa Tanpa Alasan
Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Allah mewajibkan kaum muslimin untuk berpuasa, melalui firman-Nya,

يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS. Al-Baqarah: 183)
Mengingat pentingnya puasa, syariat menetapkan ibadah puasa sebagai bagian dari rukun Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Islam dibangun di atas 5 pondasi: Syahadat Laa ilaaha illallaah, wa anna muhammadan Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhaji, dan puasa ramadhan. (Muttafaq ‘alaih).
Karena itulah, syariat memberikan ancaman sangat keras bagi orang yang membatalkan puasa ramadhan atau sengaja tidak puasa ramadhan tanpa alasan yang benar.
Dari Abu Umamah Al-Bahili radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أَتَانِي رَجُلَانِ فَأَخَذَا بِضَبْعَيَّ فَأَتَيَا بِي جَبَلًا وَعْرًا فَقَالَا لِي: اصْعَدْ حَتَّى إِذَا كُنْتُ فِي سَوَاءِ الْجَبَلِ فَإِذَا أَنَا بِصَوْتٍ شَدِيدٍ فَقُلْتُ: مَا هَذِهِ الْأَصْوَاتُ؟ قَالَ: هَذَا عُوَاءُ أَهْلِ النَّارِ, ثُمَّ انْطَلَقَ بِي فَإِذَا بِقَوْمٍ مُعَلَّقِينَ بِعَرَاقِيبِهِمْ مُشَقَّقَةٍ أَشْدَاقُهُمْ تَسِيلُ أَشْدَاقُهُمْ دَمًا, فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ؟ فَقِيلَ: هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يُفْطِرُونَ قَبْلَ تَحِلَّةِ صَوْمِهِمْ, ثُمَّ انْطَلَقَ بِي فَإِذَا بِقَوْمٍ أَشَدِّ شَيْءٍ انْتِفَاخًا وَأَنْتَنِهِ رِيحًا وَأَسْوَئِهِ مَنْظَرًا, فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ؟ قِيلَ: الزَّانُونَ وَالزَّوَانِي
“Ketika aku tidur, (aku bermimpi) melihat ada dua orang yang mendatangiku, kemudian keduanya memegang lenganku dan membawaku ke gunung yang terjal. Mereka mengatakan, ‘Naiklah!’ Ketika aku sampai di atas gunung, tiba-tiba aku mendengar suara yang sangat keras. Aku pun bertanya, ‘Suara apakah ini?’ Mereka menjawab, ‘Ini adalah teriakan penghuni neraka.’ Kemudian mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba, aku melihat ada orang yang digantung dengan mata kakinya (terjungkir), pipinya sobek, dan mengalirkan darah. Aku pun bertanya, ‘Siapakah mereka itu?’ Kedua orang ini menjawab, ‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum waktunya (meninggalkan puasa).’ Mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba ada beberapa orang  yang badannya bengkak, baunya sangat busuk, dan wajahnya sangat jelek. Aku bertanya, ‘Siapa mereka?’ Kedua orang itu menjawab, ‘Mereka para pezina lelaki dan wanita’.”
(HR. Ibnu Hibban, no. 7491; Al-Hakim, no. 2837; Ibnu Khuzaimah, no. 1986; dinilai sahih oleh banyak ulama, di antaranya Al-Albani dan Al-A’dzami).
Apa yang Harus Dilakukan Jika Membatalkan Puasa Tanpa Udzur?
Hadis di atas merupakan ancaman sangat keras yang Allah tujukan untuk orang yang sengaja meninggalkan puasa ramadhan, baik tidak puasa dari awal atau membatalkan puasa tanpa sebab yang benar. Kerasnya hukuman untuk orang yang melanggar larangan ini menunjukkan bahwa meninggalkan puasa ramadhan atau membatalkannya adalah dosa besar. Beberapa hal yang harus dia lakukan,
Pertama, bertaubat sungguh-sungguh kepada Allah. Menyesali perbuatan maksiat yang dia lakukan dan bertekad kuat tidak akan mengulanginya. Allah berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir di bawahnya sungai-sungai.. (QS. At-Tahrim: 8)
Kedua, tetap menahan diri dari makan dan minum sebagai bentuk penghormatan kepada ramadhan. Orang yang membatalkan puasa di siang hari dengan makan atau minum, dia wajib menahan diri dari makan, minum dan pemabatal lainnya, sampai maghrib.
Dalam Fikih Empat Madzhab dinyatakan,
من فسد صومه في أداء رمضان وجب عليه الإمساك بقية اليوم تعظيما لحرمة الشهر
Orang yang membatalkan puasanya ketika ramadhan, dia wajib untuk menahan diri dari makan, minum, di sisa harinya, sebagai bentuk menghormati kemuliaan bulan ramadhan. (Al-Fiqh ‘ala Al-Madzahib Al-Arba’ah, 1/909).
Ketiga, apakah dia wajib mengqadha’ hari yang dia batalkan itu?
Ulama berbeda pendapat dalam masalah ini. Mayoritas ulama mengatakan bahwa dia wajib mengqadha hari puasa yang dia batalkan. Ada juga yang mengatakan, tidak perlu qadha. Karena dia membatalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan.
Keempat, untuk menutupi kesalahan besarnya, dia disarankan untuk memperbanyak puasa sunah. Karena amal sunah akan menjadi tambal bagi amal wajib yang kurang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, menceritakan bagaimana proses hisab amal,
أول ما يحاسب به العبد يوم القيامة من عمله صلاته، فإن صلحت فقد أفلح وأنجح، وإن فسدت فقد خاب وخسر، فإن انتقص من فريضته شيء قال الرب: انظروا هل لعبدي من تطوع؟ فيكمل به ما انتقص من الفريضة، ثم يكون سائر عمله على ذلك
“Amal hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika shalatnya baik, dia berhasil dan sukses. Jika shalatnya ada yang rusak, dia akan menyesal dan merugi. Jika ada amal wajibnya yang kurang, Allah perintahkan, ‘Perhatikanlah, apakah hamba-Ku memiliki amal sunah? Gunakan amal sunah itu untuk menyempurnakan amal wajibnya yang kurang.’ Kemudian cara perhitungan amal lainnya juga seperti itu.” (HR. Ahmad 9490, Nasai 465, Turmudzi 413, dan dishahihkan Al-Albani).
Dia berusaha memperbanyak amal soleh, dengan harapan taubatnya diterima oleh Allah. Karena Allah sebutkan salah satu syarat taubat dalam firman-Nya,
وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ وَعَمِلَ صَالِحاً ثُمَّ اهْتَدَى
“Sesungguhnya aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat, beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (QS. Taha: 82)
Allahu a’lam