Link review buku : https://www.youtube.com/watch?v=_-GMwZzMP3M
Link review film : https://www.youtube.com/watch?v=7i1Tq6qhN6Y
Jumat, 01 Juli 2016
Minggu, 19 Juni 2016
Manfaat Puasa Ramadhan
·
Meningkatkan fungsi otak
Ketika berpuasa,
neurotropik yang diturunkan dari otak akan mengalami peningkatan. Dengan
begitu, tubuh akan memproduksi sel otak lebih banyak dari biasanya sehingga
kinerja otak juga akan semakin meningkat. Orang yang berpuasa juga mengalami
penurunan hormon kortisol yang diproduksi oleh kelenjar adrenal, hal ini akan
menurunkan tingkat stres yang dialami.
·
Menurunkan kadar kolesterol dalam tubuh
Berdasarkan penelitian,
orang yang berpuasa akan mengalami penurunan kadar kolesterol jahat di dalam
darah. Dengan menurunnya kadar kolesterol, maka dapat mengurangi risiko akan
penyakit jantung maupun stroke. Terlebih bagi mereka yang menjalani program
diet sehat, dengan berpuasa akan mudah menurunkan tingkat kolesterol.
·
Menetralkan racun
Manfaat puasa Ramadhan
untuk kesehatan juga berperan untuk menetralkan racun dalam tubuh. Selama
berpuasa, tubuh akan melakukan detoksifikasi atau mengeluarkan racun dari
sistem pencernaan. Saat tubuh menggunakan cadangan lemak untuk membentuk
energi, cadangan lemak akan membakar setiap racun berbahaya yang ada di dalam
tubuh.
·
Meningkatkan sistem kekebalan
Berpuasa juga dapat
membuat tubuh lebih sehat dan kebal terhadap penyakit. Saat berpuasa, mengalami
peningkatan limfosit, bahkan hingga 10 kali lipat. Hal ini tentu akan sangat
baik bagi tubuh sehingga tubuh kebal dari serangan virus. Berpuasa akan menjadikan
tubuh lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.
·
Terhindar dari kebiasaan buruk
Puasa merupakan ibadah
yang mulia, sebab dengan berpuasa kita juga akan menghindarkan kebiasaan buruk
yang kerap dilakukan. Kebiasaan buruk yang bisa merusak kesehatan di antaranya
adalah merokok atau mengonsumsi cemilan yang tak sehat. Selama menjalani puasa,
kita akan terhindar dari kebiasaan buruk tersebut dan menjalani pola hidup yang
lebih teratur.
·
Mengontrol berat badan
Puasa juga memiliki
manfaat untuk mengontrol berat badan. Sebab, ketika menjalani puasa sebulan
penuh pola makan akan lebih teratur dan terjaga. Tak perlu menjalani diet yang
berlebihan, cukup makan dan minum seadanya ketika sahur dan berbuka Anda yang
memiliki berat badan berlebih juga akan mengalami penurunan.
·
Menjadikan ginjal lebih sehat
Manfaat puasa Ramadhan
untuk kesehatan tubuh juga bisa menyehatkan ginjal. Ginjal berperan sebagai
penyaring zat berbahaya yang berasal dari makanan dan minuman yang kita
konsumsi. Fungsi ginjal akan lebih maksimal jika kekuatan osmosis urin dalam
tubuh mencapai 1000 sampai 12.000 ml osmosis/kg air. Pada saat berpuasa,
kekuatan osmosis dalam urin dapat tercapai sehingga fungsi ginjal akan lebih
maksimal dan sehat.
·
Cegah diabetes
Puasa juga bisa
mencegah penyakit diabetes yang merupakan penyakit berbahaya. Diabetes
disebabkan akibat kadar gula yang tinggi di dalam tubuh. Saat berpuasa, maka
kita bisa mengontrol asupan makanan manis yang masuk ke dalam tubuh.
Bahan dan Bumbu Resep Ketupat Sayur Enak
1. Bahan utama ynag dibutuhkan adalah buah pepaya yang
masih muda kurang lebih sebanyak 500 gram saja. Kupas kulitnya dan potong kecil
kecil memanjang seperti bentuk tusuk gigi atau korek api.
2.
Sayuran Kacang panjang kurang lebih
sebanyak 10 batang. Cuci bersih dan potong kedua ujungnya lalu potong potong
kecil sesuai selera (kurang lebih 2-3 cm).
3.
Santan yang berasal dari perasan parutan
buah kelapa kurang lebih sebanyak 1500 ml. Biasanya memerlukan kurang lebih 2
butir kelapa ukuran sedang. Kalau tidak ada bisa menggunakan santan instan,
cuma hasilnya kurang maksimal.
4.
Lengkuas ukuran sedang besar kurang
lebih sepanjang 3 cm. Cuci bersih dan memarkan supaya mudah meresap dengan
bumbu lain.
5. Kaldu ayam instan bubuk kurang lebih sebanyak 1
sendok makan saja. Gunakan kaldu instan kualitas baik supaya rasa kuah ketupat
sayurnya lebih gurih dan legit.
6.
Ebi kering kurang lebih sebanyak 2
sendok makan saja.
7.
Batang serai ukuran sedang besar kurang
lebih sebanyak 2 batang saja. Ambil bagian putihnya saja, cuci bersih lalu
memarkan supaya mudah meresap dan tercampur dengan bahan lain.
8.
Daun salam kurang lebih sebanyak 2 pcs.
Cuci bersih sebelum digunakan.
9.
Bawang putih ukuran sedang besar
sebanyak 4 siung. Kupas kulitnya untuk kemudian dihaluskan.
10.
Buah Cabai merah besar ukuran sedang
besar kurang lebih sebanyak 7 pcs. Cuci bersih sebelum dihaluskan. Bisa
ditambah atau dikurangi sesuai selera.
11.
Bawang merah ukuran sedang besar
sebanyak 8 pcs. Kupas kulitnya untuk kemudian dihaluskan.
12.
Terasi yang sudah digoreng kualitas
bagus kurang lebih sebanyak 1 sendok kecil saja.
13.
Merica halus atau bubuk kurang lebih
sebanyak setengah sendok kecil. Bisa ditambah atau dikurang sesuai selera.
14.
Garam dapur yang mempunyai kandungan
yodium secukupnya atau kurang lebih sebanyak satu sendok kecil atau sendok teh.
15.
Minyak goreng secukupnya untuk menumis
bumbu halusnya.
Cara Membuat Ketupat
Sayur Mudah Sederhana
1.
Langkah pertama yang harus dilakukan
adalah menumis bumbunya. Haluskan bawang merah, bawang putih, cabai goreng dan
terasi nya.
2.
Siapkan penggorengan dengan api sedang
kecil dan beri minyak goreng secukupnya.
3.
Masukkan bumbu bumbu di atas yang sudah
dihaluskan dan aduk aduk sebentar sampai tercium bau harum dari bumbu tumisnya.
4.
Masukkan lengkuas dan batang serai yang
sudah dimemarkan. Aduk aduk supaya tercampur rata.
5.
Masukkan ebi kering dan santan yang
sudah dipersiapkan diatas. Aduk aduk lagi supaya semua bahan tercampur rata.
Aduk aduk terus sampai santanya mendidih dan tidak pecah.
6.
Masukkan kaldu ayamnya. Aduk aduk lagi
supaya semua bahan resep ketupat sayurnya tercampur rata.
7.
Masukkan kacang panjang dan garam
dapurnya. Aduk aduk dan cicipi dulu dan tambahkan garam kalau diperlukan.
8.
Aduk kuah sayur sesekali sampai matang
kemudian angkat dan sajikan ke mangkuk atau tempat sajian lain.
Lirik
Lagu Little Mix - Secret Love Song (Ft. Jason Derulo)
When
you hold me in the street
Saat
kau menggandengku di jalan
And
you kiss me on the dancefloor
Dan
kau menciumku di lantai dansa
I
wish that it could be like that
Aku
berharap itu kan seperti itu
Why
can't it be like that?
Mengapa
kau tak seperti itu?
'Cause
I'm yours
Karena
aku milikmu
We
keep behind closed doors
Kami
tetap di balik pintu yang tertutup
Every
time I see you, I die a little more
Saat
aku melihatmu, ku merasa nyawaku hilang
Stolen
moments that we steal as the curtain falls
Saat
mencuri itu kita mencuri sebagai tabir yang jatuh
It'll
never be enough
Itu
tak akan pernah puas
It's
obvious you're meant for me
Jelas
kau berarti bagiku
Every
piece of you, it just fits perfectly
Setiap
bagian darimu, itu benar-benar sempurna
Every
second, every thought, I'm in so deep
Setiap
detik, setiap pikiran, aku begitu dalam
But
I'll never show it on
my
face
Tapi
aku tak pernah tujukan di wajahku
But
we know this
Tapi
kita tahu ini
We
got a love that is homeless!
Kita
dapatkan cinta yang miskin!
Why
can't you hold me in the street?
Mengapa
kau tak bisa menggandengku terus di jalan?
Why
can't I kiss you on the dance floor?
Mengapa
aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?
I
wish that it could be like that
Aku
harap hal itu bisa seperti itu
Why
can't we be like that? Cause I'm yours
Mengapa
kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu
When
you're with him, do you call his name
Saat
kau bersamanya, kau sebut namanya
Like
you do when you're with me? Does it feel the same?
Seperti
yang kau lakukan saat kau bersamaku? rasanya samakah?
Would
you leave if I was ready to settle down?
Kau
kan pergi jika aku sudah siap untuk menetap?
Or
would you play it safe and stay?
Atau
kau kan bermain aman dan menetap?
Girl
you know this, we got a love that is homeless
Gadismu
tahu ini, kami dapatkan cinta yang miskin
Why
can't you hold me in the street?
Mengapa
kau tak bisa menggandengku terus di jalan?
Why
can't I kiss you on the dance floor?
Mengapa
aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?
I
wish that it could be like that
Aku
harap hal itu bisa seperti itu
Why
can't we be like that? Cause I'm yours
Mengapa
kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu
And
nobody knows I'm in love with someone's baby
Dan
tak ada yang tahu aku jatuh cinta dengan seseorang yang di sayang
I
don't wanna hide us away
Aku
tak ingin sembunyikan kepergian kita
Tell
the world about the love we making
Memberitahu
dunia tentang cinta yang kita buat
I'm
living for that day, someday
Aku
hidup untuk hari itu, suatu hari nanti
[3x:]
Why
can't you hold me in the street?
Mengapa
kau tak bisa menggandengku terus di jalan?
Why
can't I kiss you on the dance floor?
Mengapa
aku tak bisa mencium mu di lantai dansa?
I
wish that it could be like that
Aku
harap hal itu bisa seperti itu
Why
can't we be like that? Cause I'm yours
Mengapa
kau tak bisa seperti itu? karena aku milikmu
Why
can't we be like that?
Kenapa
kau tak bisa seperti itu?
Wish
we could be like that
Berharap
kita bisa seperti itu
Oh
Tuhan, aku bukanlah ahli surga
Juga tak mampu menahan siksa neraka
Kabulkan
taubat ampuni dosa-dosaku
Hanyalah Engkau pengampun dosa hamba-Mu
Dosa-dosaku
tak terhitung bagai debu
Ya Illahi terimalah amal taubatku
Sisa
umurku berkurang setiap hari
Dosa-dosaku
makin bertambah Yaa Illahi
Hamba
yang berdosa datang bersimpuh
Menyembah-Mu
Mengaku
menyeru dan memohon ampunan- Mu
Lirik Lagu Josh Groban You Rise Me Up
NB : (-) Lyrics
(+) Translate
(-) When I am down and, oh my soul, so weary
(+) Disaat Aku jatuh dan jiwaku begitu rapuh
(-) When troubles come and my heart burdened be
(+) Disaat masalah datang dan membebani hatiku
(-) Then, I am still and wait here in the silence,
(+) Lalu kuterdiam dan menunggu disini dalam kesunyian
(-) Until you come and sit awhile with me.
(+) Hingga kau datang dan menemaniku
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
[Instrumental break]
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
NB : (-) Lyrics
(+) Translate
(-) When I am down and, oh my soul, so weary
(+) Disaat Aku jatuh dan jiwaku begitu rapuh
(-) When troubles come and my heart burdened be
(+) Disaat masalah datang dan membebani hatiku
(-) Then, I am still and wait here in the silence,
(+) Lalu kuterdiam dan menunggu disini dalam kesunyian
(-) Until you come and sit awhile with me.
(+) Hingga kau datang dan menemaniku
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
[Instrumental break]
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
(-) You raise me up, so I can stand on mountains;
(+) Kau menyemangatiku,hingga mampu kudaki gunung
(-) You raise me up, to walk on stormy seas;
(+) Kau menyemangatiku untuk menyebrangi lautan badai
(-) I am strong, when I am on your shoulders;
(+) Aku kuat, disaatku bersandar dibahumu
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
(-) You raise me up... To more than I can be.
(+) Kau menyemangatiku...untuk melakukan hal lebih dari yang kubayangkan
Lirik
Lagu Dewa 19 – Risalah Hati
Hiduku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Bagai panas tanpa hujan
Jiwaku berbisik lirih
Ku harus milikimu
Chorus:
Aku bisa membuatmu
Jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karna telah terbiasa
Simpan mawar yang kuberi
Mungkin wanginya mengilhami
Sudikah dirimu untuk kenali aku dulu
Sebelum kau ludahi aku
Sebelum kau robek hatiku
Chorus:
Aku bisa membuatmu
Jatuh cinta kepadaku
Meski kau tak cinta kepadaku
Beri sedikit waktu
Biar cinta datang karna telah terbiasa
Hidupku tanpa cintamu
Bagai malam tanpa bintang
Cintaku tanpa sambutmu
Dan bagaikan panas tanpa hujan
Kisah Beberapa Hari Sebelum Wafatnya Nabi Muhammad SAW
Inilah kisah beberapa hari sebelum wafatnya Nabi
Muhammad SAW, sang manusia agung. Kehadiran Nabi Muhammad SAW pada dunia adalah
pembawa rahmat keseluruh alam. Ketika lahirnya, seluruh makhluk penghuni langit
dan bumi merasa gembira, bahkan ikan-ikan dilaut merasa sangat senang. Semua
berhala sembahan manusia terjatuh dan api yang tak pernah kunjung padam
dipersia sebagai sembahan mereka Padam seketika, Dan tidak hidup lagi.
Sebaliknya pula, ketika beliau pergi meninggalkan dunia ini, semua alam
bersedih. Seakan tidak rela berpisah terhadap beliau.
Sesuai dengan apa yang dikisahkan oleh sahabat nabi
yang bernama Anas bin Malik “Tiada hari yang paling indah dan cerah selain hari
kedatangan Nabi Muhammad Saw. ke Madinah. Dan tiada hari yang lebih mendung dan
muram daripada hari ketika Rasulullah Saw. wafat di Madinah”.
Berikut kisah beberapa hari sebelum wafatnya Nabi
Muhammad SAW
Minggu, 4 Rabi’ul Awwal 11 H (Seminggu sebelum
wafat)
Nabi Muhammad Saw. baru saja kembali dari ziarah
maqam para shahabat (baqi’), ketika Malaikat Jibril menemui Beliau dan
mengajukan dua pilihan. Apakah Rasulullah menginginkan dunia dan segala isinya,
atau bertemu Allah Swt? Dan Rasulullah Saw memilih opsi kedua.
Setibanya di rumah, Aisyah ra. menyambut Rasulullah
seraya berkata; “Wahai Rasul, kepalaku pusing”. Rasulullah-pun tersenyum, “Demi
Allah wahai istriku, kepalaku juga pusing sekali”. Lalu Rasulullah bertanya
kepada Aisyah sambil bersendagurau, “Apa yang menjadi beban pikiranmu, bila
engkau meninggal duluan sebelum aku?”
Sambil bersenda mesra Aisyah menjawab, “Demi Allah,
jika demikian wahai Muhammad, Engkau tinggal menjumpai istri-istrimu yang
lain”. Rasulullah tersenyum mendengar jawaban Aisyah, dan Beliau tidur pada
malam itu dalam keadaan sakit. Inilah permulaan sakit Rasulullah yang
menyebabkan wafatnya beliau.
Rabu, 7 Rabi’ul Awwal 11 H (Lima hari sebelum wafat)
Seperti biasa Nabi Muhammad Saw. mengunjungi
istri-istrinya secara adil. Dan setibanya di rumah Maimunah ra, sakit Beliau
tiba-tiba bertambah parah. Lalu Rasulullah memanggil istri-istrinya untuk
berkumpul, lalu meminta izin agar bisa dirawat di rumah Aisyah ra. Keadaan
Rasulullah semakin parah, beliau terpaksa dipapah oleh Fadhil bin ‘Abbas
dan Ali bin Abi Thalib menuju ke rumah Aisyah, sedang kedua kaki Beliau sudah
tidak bisa menapak tanah.
Kamis, 8 Rabi’ul Awwal 11 H (Empat hari sebelum
wafat)
Rasulullah meminta dibawakan untuknya tujuh bejana
berisi air dari tujuh sumur yang berbeda. Dalam posisi duduk, Rasulullah
dimandikan dengan air tersebut. Karena merasa pusingnya agak berkurang,
Rasulullah keluar dan berkhutbah di hadapan ummatnya. Dan pada hari itu juga,
Rasulullah masih sempat shalat magrib berjamaah bersama para shahabat.
Itu merupakan khutbah terakhir Rasulullah, dan
shalat terakhir beliau bersama para sahabat dan pengikutnya.
Minggu, 11 Rabi’ul Awwal 11 H (Satu hari menjelang
wafat)
Nabi Muhammad Saw. membebaskan semua hamba
sahayanya, dan menghibahkan seluruh peralatan perangnya kepada kaum muslimin.
Tidak ada yang tersisa dari harta Beliau kecuali disedekahkan semuanya.
Senin pagi, 12 Rabi’ul Awwal 11 H (Hari wafatnya
Rasulullah)
Ketika kaum muslimin sedang menunaikan sholat shubuh
berjama’ah, dan Abu Bakar r.a bertindak sebagai imam. Rasulullah membuka pintu
rumahnya yang bersebelahan dengan jama’ah shalat. Rasulullah tersenyum
menyaksikan para shahabatnya mendirikan shalat. Beliau teringat perjuangan
menyebarkan Islam yang telah beliau tempuh bersama para shahabatnya itu selama
23 tahun.
Abu Bakar dan sebahagian jamaah sadar kalau
Rasulullah sedang memperhatikan mereka di depan pintu rumahnya. Nyaris saja Abu
Bakar melangkah mundur sebagai isyarat agar Rasulullah mengimami mereka, namun
Rasulullah berkata, “Lanjutkan shalat kalian..” Rasulullah tersenyum dan
menutup kembali pintu rumahnya.
Itu adalah kali terakhir para shahabat melihat
Rasulullah sebelum beliau wafat. Dan juga kali terakhir Rasulullah melihat para
shahabat, dan saat itu mereka dalam keadaan sedang shalat.
Senin, waktu dhuha, 12 Rabi’ul Awwal 11 H (Hari
wafatnya Rasulullah)
Fathimah ra., putri Rasulullah Saw mendatangi
beliau, dan duduk di sebelah kanan Rasulullah. “Selamat datang wahai putriku”
Sapa Rasulullah. Lalu beliau membisikkan sesuatu kepada Fathimah, seketika
Fatimah menangis. Rasulullah membisikkan untuk kedua kalinya, dan seketika itu
pula Fatimah tertawa.
“Apa yang dikatakan Rasulullah Saw kepadamu?”
Tanya Aisyah ra.
“Pertama, Rasulullah membisikkan kepadaku; ‘Bahwa
Malaikat Jibril biasanya menemuinya sekali dalam setahun untuk membacakan
ayat-ayat Al-Qur’an. Namun, tahun ini Jibril dua kali menemuinya. Ini mungkin
pertanda ajalnya sudah dekat’. Makanya aku menangis”. Jawab Fatimah Ra.
Lalu Fatimah melanjutkan, “Yang kedua, Rasulullah
menanyakan, ‘Apa kamu bersedia menjadi yang pertama dari keluargaku yang akan
melanjutkan perjuanganku? Atau bersediakah engkau menjadi ‘Ibu bagi orang-orang
yang beriman(ummahatulmukminin)?’ Dan aku tertawa haru mendengar pertanyaan
itu”, tuntas Fatimah ra.
Ini adalah dialog terakhir antara Rasulullah dengan
putri tercintanya Fatimah Ra.
Senin, detik-detik wafatnya Rasulullah, 12 Rabi’ul
Awwal 11 H
Di detik-detik terakhir, datang Abdurrahman bin
Abubakar (Abang dari Aisyah ra) dan ia membawa siwak (kayu yang biasa digunakan
untuk membersihkan gigi). Aisyah melihat Rasulullah memperhatikan siwak
tersebut, dan lewat isyarat istrinya tahu Beliau seperti ingin bersiwak saat
itu. Lalu Rasulullah duduk bersandar pada Abdurrahman. Aisyah ra. langsung
tanggap dan meminta siwak dari Abdurrahman agar Rasulullah bisa bersiwak, dan
bersiwak adalah pekerjaan Rasulullah yang terakhir sebelum menemui ajal.
Setelah selesai bersiwak, Rasulullah memandang ke
atas, dan bibir beliau berkomat-kamit pelan hingga Aisyah ra mendekatkan wajahnya
dan mendengar Rasulullah berdo’a :
مع الذين أنعمت عليهم من النبيين والصديقين والشهداء والصالحين،
أللهم اغفرلي وارحمني والحقني بالرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق
الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى..
Artinya:
“Sebagaimana orang-orang yang telah Engkau beri
nikmat dari golongan para Nabi, orang-orang yang jujur, para syuhada dan para
shalihin. Wahai Allah, ampunilah dosaku, sayangilah aku, dan pertemukan aku
dengan-Mu (Kekasihku Yang Maha Tinggi). Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha
Tinggi.. Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi.. Wahai Allah, Kekasihku Yang
Maha Tinggi.
Setelah membaca kalimat di atas, Nabi Muhammad
Rasulullah membasuh wajahnya dengan air yang tersedia di sisi beliau, dan
kembali melafadhkan:
إن للموت لسكرات.. أللهم الرفيق الأعلى.. أللهم الرفيق
الأعلى.. أللهم الرفيق الأعلى..
Artinya:
“Sesungguhnya kematian itu akan menghadapi
‘sakaratulmaut’, Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi.. Wahai Allah,
Kekasihku Yang Maha Tinggi.. Wahai Allah, Kekasihku Yang Maha Tinggi..”
Lalu Rasulullah-pun menghembuskan nafas
terakhirnya.. setelah menyampaikan pesan terakhir Beliau kepada ummatnya;
الصلاة.. الصلاة.. الصلاة.. وما ملكت أيمانكم
(Dirikanlah shalat, shalat, shalat! Dan bebaskan
budak-budakmu..!)
Hukum Membatalkan
Puasa Tanpa Alasan
Bismillah
was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du,
Allah
mewajibkan kaum muslimin untuk berpuasa, melalui firman-Nya,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ
الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِنْ قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa
sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa. (QS.
Al-Baqarah: 183)
Mengingat
pentingnya puasa, syariat menetapkan ibadah puasa sebagai bagian dari rukun Islam. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
بُنِيَ الإِسْلاَمُ عَلَى خَمْسٍ: شَهَادَةِ أَنْ
لاَ إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ وَأَنَّ مُحَمَّدًا رَسُولُ اللَّهِ، وَإِقَامِ
الصَّلاَةِ، وَإِيتَاءِ الزَّكَاةِ، وَالحَجِّ، وَصَوْمِ رَمَضَانَ
Islam
dibangun di atas 5 pondasi: Syahadat Laa ilaaha illallaah, wa anna muhammadan
Rasulullah, menegakkan shalat, menunaikan zakat, berhaji, dan puasa ramadhan.
(Muttafaq ‘alaih).
Karena
itulah, syariat memberikan ancaman sangat keras bagi orang yang membatalkan
puasa ramadhan atau sengaja tidak puasa ramadhan tanpa alasan yang benar.
Dari Abu
Umamah Al-Bahili radhiyallahu
‘anhu, Rasulullah shallallahu
‘alaihi wa sallam bersabda,
بَيْنَا أَنَا نَائِمٌ إِذْ أَتَانِي رَجُلَانِ
فَأَخَذَا بِضَبْعَيَّ فَأَتَيَا بِي جَبَلًا وَعْرًا فَقَالَا لِي: اصْعَدْ
حَتَّى إِذَا كُنْتُ فِي سَوَاءِ الْجَبَلِ فَإِذَا أَنَا بِصَوْتٍ شَدِيدٍ
فَقُلْتُ: مَا هَذِهِ الْأَصْوَاتُ؟ قَالَ: هَذَا عُوَاءُ أَهْلِ النَّارِ, ثُمَّ
انْطَلَقَ بِي فَإِذَا بِقَوْمٍ مُعَلَّقِينَ بِعَرَاقِيبِهِمْ مُشَقَّقَةٍ
أَشْدَاقُهُمْ تَسِيلُ أَشْدَاقُهُمْ دَمًا, فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ؟ فَقِيلَ:
هَؤُلَاءِ الَّذِينَ يُفْطِرُونَ قَبْلَ تَحِلَّةِ صَوْمِهِمْ, ثُمَّ انْطَلَقَ
بِي فَإِذَا بِقَوْمٍ أَشَدِّ شَيْءٍ انْتِفَاخًا وَأَنْتَنِهِ رِيحًا
وَأَسْوَئِهِ مَنْظَرًا, فَقُلْتُ: مَنْ هَؤُلَاءِ؟ قِيلَ: الزَّانُونَ
وَالزَّوَانِي
“Ketika aku tidur, (aku bermimpi) melihat ada dua orang yang
mendatangiku, kemudian keduanya memegang lenganku dan membawaku ke gunung yang
terjal. Mereka mengatakan, ‘Naiklah!’ Ketika aku sampai di atas gunung,
tiba-tiba aku mendengar suara yang sangat keras. Aku pun bertanya, ‘Suara
apakah ini?’ Mereka menjawab, ‘Ini adalah teriakan penghuni neraka.’ Kemudian
mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba, aku melihat ada orang yang
digantung dengan mata kakinya (terjungkir), pipinya sobek, dan mengalirkan
darah. Aku pun bertanya, ‘Siapakah mereka itu?’ Kedua orang ini menjawab,
‘Mereka adalah orang-orang yang berbuka sebelum waktunya (meninggalkan puasa).’
Mereka membawaku melanjutkan perjalanan. Tiba-tiba ada beberapa orang
yang badannya bengkak, baunya sangat busuk, dan wajahnya sangat jelek. Aku
bertanya, ‘Siapa mereka?’ Kedua orang itu menjawab, ‘Mereka para pezina lelaki
dan wanita’.”
(HR. Ibnu Hibban, no. 7491; Al-Hakim, no.
2837; Ibnu Khuzaimah, no. 1986; dinilai sahih oleh banyak ulama, di antaranya
Al-Albani dan Al-A’dzami).
Apa yang Harus
Dilakukan Jika Membatalkan Puasa Tanpa Udzur?
Hadis di
atas merupakan ancaman sangat keras yang Allah tujukan untuk orang yang sengaja meninggalkan puasa
ramadhan, baik tidak puasa dari awal atau membatalkan puasa tanpa
sebab yang benar. Kerasnya hukuman untuk orang yang melanggar larangan ini
menunjukkan bahwa meninggalkan puasa ramadhan atau membatalkannya adalah dosa
besar. Beberapa hal yang harus dia lakukan,
Pertama, bertaubat
sungguh-sungguh kepada Allah. Menyesali perbuatan maksiat yang dia lakukan dan
bertekad kuat tidak akan mengulanginya. Allah berfirman,
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا تُوبُوا إِلَى
اللَّهِ تَوْبَةً نَصُوحًا عَسَى رَبُّكُمْ أَنْ يُكَفِّرَ عَنْكُمْ سَيِّئَاتِكُمْ
وَيُدْخِلَكُمْ جَنَّاتٍ تَجْرِي مِنْ تَحْتِهَا الْأَنْهَارُ
Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan
taubatan nasuhaa (taubat yang semurni-murninya). Mudah-mudahan Rabbmu akan
menutupi kesalahan-kesalahanmu dan memasukkanmu ke dalam jannah yang mengalir
di bawahnya sungai-sungai.. (QS.
At-Tahrim: 8)
Kedua, tetap
menahan diri dari makan dan minum sebagai bentuk penghormatan kepada ramadhan.
Orang yang membatalkan puasa di siang hari dengan makan atau minum, dia wajib
menahan diri dari makan, minum dan pemabatal lainnya, sampai maghrib.
Dalam
Fikih Empat Madzhab dinyatakan,
من فسد صومه في أداء رمضان وجب عليه الإمساك بقية
اليوم تعظيما لحرمة الشهر
Orang
yang membatalkan puasanya ketika ramadhan, dia wajib untuk menahan diri dari
makan, minum, di sisa harinya, sebagai bentuk menghormati kemuliaan bulan
ramadhan. (Al-Fiqh ‘ala Al-Madzahib Al-Arba’ah, 1/909).
Ketiga, apakah
dia wajib mengqadha’ hari yang dia batalkan itu?
Ulama
berbeda pendapat dalam masalah ini. Mayoritas ulama mengatakan bahwa dia wajib
mengqadha hari puasa yang dia batalkan. Ada juga yang mengatakan, tidak perlu
qadha. Karena dia membatalkan puasa tanpa alasan yang dibenarkan.
Keempat, untuk
menutupi kesalahan besarnya, dia disarankan untuk memperbanyak puasa sunah.
Karena amal sunah akan menjadi tambal bagi amal wajib yang kurang. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,
menceritakan bagaimana proses hisab amal,
أول ما يحاسب به العبد يوم القيامة من عمله صلاته،
فإن صلحت فقد أفلح وأنجح، وإن فسدت فقد خاب وخسر، فإن انتقص من فريضته شيء قال
الرب: انظروا هل لعبدي من تطوع؟ فيكمل به ما انتقص من الفريضة، ثم يكون سائر عمله
على ذلك
“Amal
hamba yang pertama kali dihisab pada hari kiamat adalah shalatnya. Jika
shalatnya baik, dia berhasil dan sukses. Jika shalatnya ada yang rusak, dia
akan menyesal dan merugi. Jika ada amal wajibnya yang kurang, Allah
perintahkan, ‘Perhatikanlah, apakah hamba-Ku memiliki amal sunah? Gunakan amal
sunah itu untuk menyempurnakan amal wajibnya yang kurang.’ Kemudian cara perhitungan
amal lainnya juga seperti itu.” (HR. Ahmad 9490, Nasai 465, Turmudzi 413, dan
dishahihkan Al-Albani).
Dia
berusaha memperbanyak amal soleh, dengan harapan taubatnya diterima oleh Allah.
Karena Allah sebutkan salah satu syarat taubat dalam firman-Nya,
وَإِنِّي لَغَفَّارٌ لِمَنْ تَابَ وَآمَنَ
وَعَمِلَ صَالِحاً ثُمَّ اهْتَدَى
“Sesungguhnya aku Maha Pengampun bagi orang yang bertaubat,
beriman, beramal saleh, kemudian tetap di jalan yang benar.” (QS. Taha: 82)
Allahu
a’lam
Rabu, 27 April 2016
Perpustakaan Nasional
Hari kamis tanggal 21
april 2016, saya dan ketiga teman saya akan mengunjungi “Perpustakaan Nasional”
didaerah Salemba Raya, Jakarta. Saya dan ketiga teman saya berangkat menggunkan
angkutan umum angkot,kereta, dan bajaj. Perjalanan terasa sangat cepat dan tak terasa,
2jam perjalanan saya dan ketiga teman saya sampai di tempat tujuan yaitu “Perpustakaan
Nasional”.
Setelah sampai, saya
masuk kedalam dan membuat kartu tanda anggota pengunjung “Perpustakaan Nasional”
Gedung Perpustakaan Nasional
Kartu Tanda Anggota Pengunjung Perpusnas
Selesai membuat kartu
anggota, saya dan ketiga teman saya naik ke lantai 2 untuk melihat daftar buku
yang akan dibaca. Setelah menemukan buku yang ingin dibaca saya harus mengisi
blangko yang isi-nya nama buku,nama pengarang, dan tahun terbit. Jika sudah
saya akan menuju lokasi tempat buku yang ingin saya baca dan saya harus
menggunakan blangko&kartu anggota untuk meminjam buku yang saya ingin baca. Saya meminjam buku Psikologi Islam isinya sangat menarik tetapi waktu yang saya punya terbatas jadi saya tidak membaca semuanya,jika ada waktu luang dan kesempatan lagi, saya ingin ke "Perpustakaan Nasional" lagi untuk menyelesaikan membaca buku Psikologi Islam. Setelah selesai membaca saya dan ketiga teman saya melanjutkan perjalanan
pulang ke bekasi denan menggunakan angkutan umum.
Buku Psikologi Islam
Langganan:
Komentar (Atom)



